Tuesday, September 20, 2011

Pinhole Photo Exhibition “Cerita Dalam Kaleng” road to Ubud | 27 Sep - 4 Oct 2011

Cdk-barluna-copy1

Setelah sukses digelar di Art Cafe Seminyak pada Agustus 2011 lalu, Pameran Foto Lubang Jarum (pinhole) ini digelar lagi di Ubud. Kali ini ada buku (katalog) yang akan dilaunching juga.

= * = * =

Ketika anak-anak memotret lingkungan desanya dengan menggunakan kaleng bekas:

PAMERAN FOTO LUBANG JARUM "CERITA DALAM KALENG"
[ A PINHOLE PHOTO EXHIBITION "STORY ON THE CANS" ]

Tanggal : 27 September - 4 Oktober 2011
Tempat : Bar Luna Ubud
Jalan Gootama, Ubud - Bali

PEMBUKAAN : Selasa, 27 September 2011
Jam : 19.00 WITA - selesai

Hiburan :
* Presentasi & diskusi
* Movie Screening
* Live Musik
- Emergency Exit
- Mercy band
- Komang & Friend
- Geeksmile
* etc

Contact Person :
I Komang Adiartha 081 338 665 862
Vifick Bolang 0856 580 25 417

info : http://ceritadalamkaleng.wordpress.com/

= * = * =

CERITA DALAM KALENG
Proses kreatif itu bisa mempergunakan media apa saja. Dalam 2 bulan lebih ini, komunitas Semut ireng mengadakan workshop kamera lubang jarum (KLJ) secara rutin setiap minggu di Sanggar Anak Tangguh, di Desa Guwang, Gianyar. Dengan memanfaatkan kaleng bekas, anak-anak membuat kameranya sendiri. Lalu dengan kamera kaleng itu, mereka memotret lingkungan mereka sendiri, medokumentasikan apapun yang mereka anggap menarik.
“Cerita dalam Kaleng” sebuah istilah yang diilhami dari falsafah populer yaitu ‘pesan dalam botol’. Cerita dalam kaleng dimaknai sebagai sebuah pesan / cerita yang direpresentasikan oleh anak-anak tersebut melalui proses fotografi. Gambar yang dihasilkan dari kamera kaleng mereka, barangkali mewakili pola pandang mereka terhadap lingkungan di desa mereka. Pesan dari “Cerita dalam Kaleng” juga bisa diartikan sebagai upaya untuk Mengejawantahkan perilaku hormat kepada lingkungan “Ibu Pertiwi dan Bapa Akasa”, dengan mengejawantahkan pola hidup ; Reused Reduce Recycled.

SANGGAR ANAK TANGGUH
Yayasan Anak Tangguh, yang lebih akrab disapa Sanggar Anak Tangguh, memproklamirkan diri sebagai sanggar yang mengusung konsep pendidikan alternative, yaitu pendidikan yang berkonsep holistik dengan memakai kesenirupaan sebagai salah satu medianya. Pendidikan alternative yang dimaksud, dapat diamati dari proses pembangunan yang digagas oleh warga dengan bergotong-royong, sebagai respon atas kondisi pendidikan yang ada saat ini. Menggunakan alam dan lingkungan sebagai sarana pendidikan, seperti memanfaatkan sawah, sungai, dan pantai sebagai media pendidikan. Sawah (subak Kulidan), sungai, sepanjang aliran sungai Wos dan ekosistem-nya, serta lingkungan pantai sebagai sarana bermain dan belajar. Juga dalam pelaksanaan programnya diupayakan semaksimal mungkin melibatkan anak-anak dalam kepanitiaan sebagai sarana dan media dalam pembelajaran berorganisasi.
(info : www.anaktangguh.wordpress.com)

KOMUNITAS SEMUT IRENG
Komunitas Semut ireng adalah komunitas non profit yang berorientasi pada bidang fotografi. Berdiri pada tgl 9 oktober 2009, Komunitas Semut ireng mencoba mewarnai dunia fotografi dengan aktif mengadakan hunting bareng, pameran foto dan workshop baik di Bali maupun di luar Bali. Di awal berdirinya, semut ireng membuat program fotografi lubang jarum. Yaitu memperkenalkan kembali nenek moyang kamera (pinhole), dengan menggelar workshop dan pameran foto lubang jarum. Sebagai komunitas pertama di Bali yang menggagas / mempopulerkan kamera lubang jarum, Semut ireng berupaya mendokumentasikan cagar budaya Bali yang bersifat documenter, tentunya dengan menggunakan kamera lubang jarum. Namun, semut ireng juga tidak tertutup dengan genre fotografi alternative lainnya, seperti foto eksperimentasl, lumen, scanografi, fotogram, documentary dan lain-lain.
Semut ireng aktif mengadakan workshop & pameran fotografi di Bali dan di luar Bali.
(info : www.semutirengbali.wordpress.com)

Posted via email from youth corner bali

No comments: