Saturday, December 13, 2008

Mellow Morning... ^_^

10122008

Hujan..., dingin..., badan rada meriang tadi pagi tepat jam 5 subuh jalan kaki ujan-ujanan basah kuyup..., cuaca temaram ditambah alunan musik bambu yang merdu mendayu-dayu & live performance pula... menambah khusuknya aku melingkar di dalam selimut tebal satu-satunya penghangat yang benar-benar hangat yang ada dalam ruang kamarku... jam berdetak teratur, irama detik satu-satu ketukan menambah bising sekeliling. Desir angin tengah mempermainkan baling-baling bambu yang terpancang tinggi tepat didepan kamarku. Sesekali dedaunan berjatuhan dari dahannya yang mulai rapuh, beberapa hari hujan menambah lebat pohon mangga yang juga berada didepan kamarku.

Ukuran kamar yang 3x3x3,5 meter terasa terlampau luas untuk diriku sendiri yang hanya 155x40x9 centimeter. Beberapa barang telah aku sisihkan karena aku suka ruang yang lapang, terkesan luas dan memberi perasaan betapa kecilnya kita dibandingkan sang Khalik. Ditengah lintasan kesadaran aku meyakini bahwa dalam kamar itu aku sendiri. Sebuah kamar yang fungsional, bagian dari hunian Odah and family yang lengkap fasilitasnya. ”Rumah adalah mesin” ungkap akh aku lupa dimana mengutip kata-kata teoritis arsitektural modern itu. Tapi yang pasti untuk saat ini aku tak setuju dengan ungkapan tak berperasaan itu. Rumah adalah embryo kehidupan..., aku bersedia perang urat dengan pencetusnya pabila dia ada dihadapanku saat ini.. ya saat ini saja aku ingin menuntutnya karena telah mencetuskan teori metafora seperti itu. Akh... mungkin tak usah sajalah berdebat tak penting begitu, toh manusia mempunyai hak berpendapat & berbicara. Gak suka ya gak usah dipendam, pentalkan saja...!

Kulirik handphone yang sengaja kusisihkan disamping pembaringanku yang hanya berupa kasur tipis penyekat antara tubuhku dan ubin. Tertera tulisan ”1 new message”, kugapai handphoneku agar lebih jelas terbaca... semoga pesan bahagia, aku terlalu penat menerima badnews lagi. Gak tidur semalaman ditambah morning f**king things karena seorang teman bersama entah siapa ML disaat aku berusaha memaksakan diri memejamkan mataku di kamar gelap yang terpaksa aku singgahi karena tiada alternatif tempat bermalam lainnya. Tampak deretan nomor tanpa nama, ternyata seorang teman yang nomornya telah aku delete dari phonebook-ku untuk suatu alasan silly.
”Morning nin, aku baru baca SMSmu smalam. Yang blalu uda dbuang ke tong sampah aja. Aku jg kangen ngobrol dgnmu......”,
begitu bunyi penggalan SMS itu. Aku masih mengumpulkan kepingan nyawa dan sekumpulan semangat hidupku, kalimat awal dalam SMS itu tampaknya mengidentifikasikan goodnews. Hingga cursor menyentuh limit huruf terakhir di beberapa lembar morning message itu, aku masih belum ngeh sepenuhnya... kuulangi membaca hingga tiga kali bolak balik. Ooo.. ini SMS deklarasi dimulainya suatu hubungan kerja baru yang tak baru, hehehe.

Bagus deh, tapi tiba-tiba kepalaku berdenyut setelah kilasan kisah buram kerjasama kami menyadarkanku akan sebuah fakta... Fakta bahwa aku gak bole egois, dia butuh ketenangan, aku juga, orang-orang yang bekerja dengan kami juga. Sebulan vakum darinya membuat beberapa perubahan padanya, padaku, pada orang-orang disekitar kami juga. Tampaknya siy perubahan yang bagus, paling gak baginya begitu... maka, yawdahlah toh ini hanya masalah waktu. Dia punya hak merdeka & bahagia, salah satu hak asasi manusia yang tergores dalam magna charta. Dia juga punya hak memilih & dipilih siy... tapi tampaknya tak berfungsi, hehehe.

Kuintip jendela dengan menyingkap selembar tirai yang sudah lima tahun terpasung disana. Gelap...! kulirik jam didinding... waah jarumnya menunjuk angka 10. udah siang kalle...!!! kembali kugapai Handphoneku, kuselidiki waktu pengirimannya. terkirim sekitar pukul 9 pagi ini. Kutekan reply, setelah berfikir sesaat kuketikkan rangkaian kata dengan bahasa sistematis. Pagi-pagi aku udah berusaha diplomatis. Lalu... kutekan send. Ternyata hanya selang beberapa menit kemudian sudah kuterima balasannya. Tumben dibalas cepat, seingatku ini bukan kebiasaan yang sering banget kami lakukan siy, balas SMS, hehee. Senyum-senyum simpul sedikit, lalu kutekan reply lagi untuk menjawab SMSnya untuk kedua kalinya. Hingga beberapa kali kami saling berbalas SMS, hingga SMS terakhirku gak dibalas, berarti yawdah selesai diskusi pagi itu ^_^.

Badan sudah sedikit bugar, lalu ku tekan tombol power komputerku. ”Times to working..!!!” teriakku untuk menyemangati diri. Sambil menanti loading windows, aku bergegas ke toilet untuk cuci muka dan membuang “yang harus dibuang”, hehehe.

Kembali kekamar, ku seduh kopi susu instan. Setelah memastikan suhunya hangat-hangat kuku, kuseruput secara bertahap sembari sesekali mengangin-anginkannya biar lebih dingin lagi. Okay.... langkah awal adalah klik lockbox yang menyimpan file-file privasi-ku termasuk file artikel-artikel curhatan seperti ini lah yang natinya juga bakal dibaca khalayak ramai diblog-ku. Aku suka aja kalo privacy-ku terjaga atau… dihargai, ‘secret makes woman womens’… ^_^


Tulisanku pagi yang udah gak pagi lagi ini adalah tentang… hmm apa ya? Lembaran windows ku scroll ke atas, dan kubaca ulang kalimat awal pembuka artikel ini. Okay kalo gitu tinggal mikir judul aja… morning guys ^_^

No comments: