Beberapa menit yang lalu aku menerima SMS aneh dari teman yang kukenal tapi nama yang disebut-sebut didalam SMS itu asing buatku, yang pasti SMS itu mengenai curhat kekecewaan seorang wanita/istri kepada suaminya yang mengusirnya karena ternyata memiliki wanita lain. Usut punya usut itu adalah SMS kakak temanku yang curhat kepada temanku sebagai adik kandungnya. Well, what can I said…?? Permasalahan semacam itu seperti menjadi trend belakangan ini, trendsetter-nya para selebriti pula. Haduuuh manusia di Indonesia itu kok pada latah ya.. syukur-syukur kalo latahnya tu jelas-jelas kebaikan… laah yang mudarat juga dijiplak plek, parah daaah.
Sebenarnya aku gak bermaksud menuding kehidupan para selebriti dengan gossip-gosip rumah tangga yang laris di infotainment. Aku hanya kembali pada permasalahan yang paling dekat dengan diriku… ya kehidupan rumah tangga orang tuaku, gak jauh beda sih dengan gosip-gosip di infotainment itu. Sayangnya bapak-ibuku bukan selebriti yang kisahnya bakal ngetop dan mendapat simpati khalayak ramai. Tapi tentu saja permaslahan rumah tangga orang tuaku santer jadi bahan perbincangan di keluarga besar bapak dan ibu… imbasnya ya tentu saja kami para anak-anak beliau yang sekarang udah genap terkumpul lima anak (lima kok genap toh, hehehe…). Masalah PERSELINGKUHAN dalam rumah tangga orang tuaku udah terjadi belasan tahun eeeh nggak dink umurku udah lebih dari dua puluh tahun maka umur permasalahn itupun seumuran denganku. Yaaa sejak awal pernikahan bapak ibuku, mereka uda menyimpan bibit masalah perselingkuhan entah pelakunya si Bapak ataupun si Ibu… tapi lebih sering jadi tersangka ya si Bapak. Runyem deh denger berita acara mereka, kalo diketik kisahnya bakal kayak kitab 30 Juz kali ye. Itu baru masalah tentang perselingkuhan doank lho… masalah-masalah yang lain pun masih berentetan kayak kereta api nyambung terus ampe puanjaaaannng, makin gak jelas deh ujung pangkalnya.
Meski demikian, entah kenapa Bapak Ibuku tetap bertahan tinggal satu atap bahkan yaaa gitu deh mirip kayak cuaca harian di Bali sekarang yang gak jelas ujan panasnya (ramalan cuaca gak ngefek). Sehari bisa rukun adem ayem mesra-mesraan eeeh dua jam kemudian bisa aja terjadi kemarau panjang hebat, disertai guntur (panas-panas ada guntur….). Maksudku, udah gak heran deh kalo dalam sekejap kemesraan Bapak Ibuku langsung berubah menjadi pertengkaran hebat ato mungkin diem-dieman. Sedari dulu kayak gitu terus deh, makanya aku tuw bosen banget ngeliatnya. Yang anak keci tuw siapa coba….
Dua hari ni aku pulang ke Nusa Dua, hari pertama… aku melihat Bapak Ibuku lengket banget, becanda-becandaan, belanja ketela aja kudu pergi berduaan, uuuh adikku yang kecil kan gak bisa ditinggal sendirian. Tapi hari keduanya begitu aku datang lagi ke Nusa Dua, cuaca local mulai ada tanda-tanda berubah deh. Aku dengar dari sindiran Ibuku kepada Bapakku cukup mempertegas feeling detektif amatiranku yang mengidentifikasi adanya ketidak beresan di rumah. Yup betul aja, ternyata sedang terjadi kemarau local di rumahku (padahal di luaran lagi ujan seharian lho). Wajah Ibuku uda kayak pohon Ek tua yang keriput-keriput tak diairi. Muka Bapakku pun gak kalah sangarnya daripada pohon beringin yang ada di pojokkan rumah temanku, heheee... haduuuhhh Tuhan, masa mereka bakal ampe kakek nenek gini mulu (padahal Bapak Ibuku sekarang udah jadi kakek nenek lho, kan udah punya cucu satu dari adekku yang no 3, tahun depan bakal nambah lagi cucu dari adekku yang no 2, tinggal cucu dari aku aja niy…. Wakakakakak..).
Entah tahun apa aku lupa... Bapak Ibuku sempat bertengkar sangat sangat sangat hebat, surat cerai tinggal ditanda tangani berdua oleh mereka saja. Aku sempat shock berat. Aku yang saat itu seumur-umur gak pernah menangis didepan orang lain, akhirnya aku gak bisa membendung air mataku dan menangis sejadi-jadinya didepan sobatku. Kemudian, aku jadi terbiasa deh nangis didepan orang-orang terdekatku (tengsin siy, abis muka jelek kan kalo lagi mewek, uda aku cek di cermin kalo aku nangis tuh tambah juelek heheee). Untung saja, Bapak Ibu masih ada kontrak jodoh makanya gak ampe sekarang tetep lempeng jadi suami istri meski yaa gitu deh setelah itu jadi beberapa kali keseringan ada ancaman cerai. Haaduuh makin puyeng deh kalo mereka udah bertengkar melibatkan orang-orang di dinas keagamaan, abis tiap kali mau cerai selalu gak diselesaikan, hahahaaa dalam hati sih aku senang, tapi itu uda terjadi beberapa kali, orang-orang di sana ampe geleng-geleng menyelesaikan masalah rumah tangga bapak ibuku.
Gitu lho ceritanya.... gara-gara itu aku sempet parno’ ama yang namanya RELATIONSHIP. Meski aq pernah beberapa kali pacaran, tapi mana pernah ada yang bertahan lebih dari sebulan, hahahhahaa. Aku menganggap pacaran iseng-iseng aja, kalo udah mulai serius aku jadi galau sendiri, makanya akunya mundur deh. Aku tau rasanya.... aku tau deritanya... aku tau sakitnya.... itu terjadi selama pertumbuhanku, aku faham sekali hal itu. Pertengkaran keluarga, masalah-masalah rumah tangga, termasuk pula perselingkuhan itu sendiri.... aku tau aku tau...!!! aku sudah berusaha menolong diriku sendiri untuk lepas dari bayang-bayang ketakutan itu, tapi akupun tau rasanya sakit teramat sakit mencintai seseorang dan kehilangan. Aku juga tau rasanya dicampakkan karena adanya orang ketiga... Cinta dan derita tuh gak ada bedanya...!!!! Hanya KETULUSAN & KEIKHLASAN yang bisa memisahkan dua hal itu, sehingga hanya CINTA yang murni tanpa pengharapan & balasan apapun yang bisa mengurangi rasa sakit itu, entah karena ditinggalkan, dikhianati, disakiti, ditolak dll... mengutip kalimat yang indah di Ayat-Ayat Cinta, bahwa... ”Cinta itu berbeda dengan keinginan untuk memiliki...”. Cinta yang bercampur keegoisan itu hanya topeng nafsu untuk memiliki orang yang kita cintai, karena itulah kita seringkali malah merasakan sakit hati teramat dalam tatkala cinta yang kita perjuangkan tak seperti yang kita harapkan.
Suatu hari tatkala cinta membara dalam dada... malam terasa teramat panjang, pagi rasanya selalu indah, siang rasanya begitu bersinar, sore rasanya mendebarkan... hari-hari yang penuh kebahagiaan. Namun, hari-hari itu ternyata tak panjang... disuatu hari kau melihat sang cinta itu bersama cintanya yang lain, dan kau hanya bisa melihat bianglala harimu berpindah pada cintamu itu, cinta itu bukan milikmu. Cintamu hanyalah hari-hari yang hanya bisa kau rasakan sendiri... tanpa bisa kau bagi dengan orng yang kau cintai... apa kau masih perlu meninjau hatimu kembali...??? atau meninjau hatinya...???
Butuh ketulusan dan keikhlasan yang teramat besar untuk tak memiliki cinta dari orang yang kita cintai. Untuk memiliki cinta dibutuhkan pengorbanan, untuk tulus ikhlas mencintai pun membutuhkan pengorbanan yang jauh lebih besar. Berjuang dengan perasaan diri sendiri, melawan keegoisan diri sendiri untuk bisa menumbuhkan perasaan cinta itu saja dengan tulus ikhlas tanpa ingin memiliki orangnya. Aku tak cukup munafik untuk mengakui bahwa itu semua tak mudah... perasaan manusia itu samudra misteri tak bertepi... sakit memang, berat memang, tapi selalu ada harga yang harus dibayar, sayang.............
However, cinta yang universal itu tetaplah indah. Karena itulah aku tetap mengagung-agungkan cinta, termasuk Cinta Production yang pernah mengikat orang-orang didalamnya dengan cinta, hehehehe… cinta pada kehidupn, cinta pada keluarga, cinta persahabatan, cinta persaudaraan, semangat cinta, produk-produk cinta, persembahan cinta, cinta yang mengajarkanku cinta yang sebenarnya cinta…
Apa kabar hatiku hari ini…??? Apa kabar cintaku hari ini...??? mengapa cinta identik dengan yang mellow-mellow ya, padahal cinta tuh adalah kekuatan yang mahadahsyat. Cinta tuh kekuatan, cinta tuh kekuasaan, cinta tuh ketegaran, cinta tuh ketabahan, cinta tuh kekokohan...
Beberapa malam yang lalu aku berdiskusi dengan Rani yang jadi roommate-ku saat ini. Kami berdiskusi tentang cinta yang bisa menumbuhkan semangat & menggerakkan syaraf-syaraf dalam tubuh kita untuk lebih energik & produktif. Semula aku hanya ingin menanyakan kabar on job training-nya di Bali ini bersama teman-teman sejawatnya di TBM (Team Bunga Matahari, hahahaaa.....). tapi kemudian keterusan membahas tentang perasaan yang bisa menjadi alasan bekerja dan cikal bakal timbulnya semangat kerja, membuat kita makin kreatif & produktif, membuat hari-hari bekerja yang sebenarnya penat & berat menjadi hari yang selalu menyenangkan, memberi kita alasan untuk selalu semangat ke tempat kerja meski sebenarnya buanyak alasan (baik yang resmi & murni maupun alasan yang dilebay-lebaykan saja...). haaa cinta cinta cinta.... ”Penjelajah hati tak pernah berhenti berpetualang, karena misteri hati terlampau luas dan kompleks untuk dijelajahi”... by Lindia sang pecinta yang berangan jadi pujangga cinta, wakakakaka... ^_^
Waaa, uda aah bermanis-manis dalam kalimat, aku seringkali berlebihan juga nok, munafik cuiii... hahahaha... kita semua tuh benar-benar aktris & aktor berbakat, kita-kita lah yang seharusnya dapat piala Oscar... aku... kamu... dia... mereka.. kita semua deh.
Aku mau selipkan lirik lagunya Diana Ross, When You Tell Me That You Love Me... aku suka banget lagu ini tiba-tiba aja diputer di radio niy…. Aku mau nyanyi-nyanyi kecil dulu, kali aja selain piala Oscar juga dapat platinum award… kekekekeke ^_^
When You Tell Me That You Love Me
I wanna call the stars, Down from the sky… I wanna change the world, Only for you… All the impossible, I wanna do… I wanna hold you close, Under the rain… I wanna kiss your smile, And feel the pain… I knew what’s beautiful, Looking at you… In a world of lies, You are the thruth… And baby, everytime you touch me I become a hero… I’ll make you save no matter where you are And bring you everything you ask for Nothing is above me… I’m shining like a candle in the dark When you tell me that you love me… I wanna make you see, just what I was… Show you the loneliness, and what it does… You walked into my life, to stop my tears… Everything’s easy now, I have you here… And baby, everytime you touch me I become a hero… I’ll make you save no matter where you are And bring you everything you ask for Nothing is above me… I’m shining like a candle in the dark When you tell me that you love me… I a world without you, I would always hunger… All I need is your Love, to make me stronger….
No comments:
Post a Comment