Bagaikan langit di sore hari Berwarna biru sebiru hatiku
Menanti kabar yang aku tunggu
Peluk dan cium, hangat ‘kan untukku
Oh asmara yang terindah Mewarnai bumi
yang kucinta Menjanjikan aku terbang ke atas
Ke langit ketujuh, bersamamu
Oh dewi cinta, sandarkan aku Di bahumu,
ada kurasa Tingginya hati,
teredakan sudah Hadirmu sayang,
tenangkan diriku
Bagaikan langit... terlampau luas tuk dihitung & diperkirakan.
Tiap kali ku lihat arak2an awan yang terhuyung oleh sepoi angin timur, membutku rindu berada disana.. ditempat nun jauh yang amat damai, meski tak ada yg kukenal.
Tiap kali kulihat purnama seperti malam ini, cantiknya membuatku resah, resah tuk kembali pulang ke sana... dimana misterinya banyak diperbincangkan dibumi ini.
Tiap kali kulihat kerlip bintang bertebaran dipekatnya malam, sukmaku menjerit tuk lekas pulang, bukan menemui yang menanti... tapi kembali pada ketiadaan.
Tiap kali kumenerawang jauh dikegelapan diatas sana... kulihat semayamku, mengapa aku tak bisa pulang, sedang raga terlampau letih di bumi yang mulai manja.
Aaah, terkadang badan ini seolah tak berisi, sangat ringan dan kosong. Namun, tetaplah aku tak bisa sampai kesana, saat ini ada hal yang harus kuselesaikan..
Tapi satu hal yang pasti... aku akan datang, aku akan datang kesana...
Meski aku selalu terlambat dan pasti terlambat, tapi aku PASTI datang...
No comments:
Post a Comment