Showing posts with label Event aGenda. Show all posts
Showing posts with label Event aGenda. Show all posts

Friday, June 18, 2010

SINEPRESIASI Youth Corner - KONDe Pemutaran & S-Express Asia | 22, 27, 29 Juni 2010


Juni ini adalah awal dari munculnya SINEPRESIASI, sebuah divisi dari Youth Corner yang khusus lahir untuk berfokus terhadap kegiatan bernafaskan apresiasi terhadap sinema.
Bulan ini, SINEPRESIASI akan mempunyai dua program pemutaran film yaitu KONDe (knowledge Day) dan S-Express Asia bersama Minikino.

^ KONDe pemutaran film adalah satu hari dimana SINEPRESIASI berbagi pengetahuan budaya,kepribadian manusia, dan sebagainya dalam berbagai bentuk melalui medium audio visual.

^ Sedangkan S-Express merupakan sebuah program pertukaran film pendek Asia Tenggara yang dipilih dengan pertimbangan sebagai karya-karya yang cukup representatif dari keberadaan film pendek di negara yang terlibat setiap tahunnya.
S-Express diprakarsai oleh Yuni Hadi (Substation, Singapore), Amir Muhammad (Malaysian Shorts), dan Chalida Uabumrungjit (Thai Film Foundation) pada tahun 2002 dan sejak tahun 2004 Minikino ikut serta untuk memprogram bagian film pendek Indonesia. Pada tahun 2005, S-Express mengalami penambahan program, yaitu dari Filipina dan dari Cina.

Program Juni 2010:

1. KONDe: Musik Berekspresi
Bulan Juni kami anggap sebagai bulan musik, ada banyak pergelaran musik dari tradisional hingga internasional di Bali. Kenapa tidak apabila SINEPRESIASI ikut berpesta dalam pemutaran film tentang musik bersama dengan Kineruku dan Goethe Institut.

a. Anak Naga Beranak Naga
Sutradara: Ariani Darmawan | Indonesia| Dokumenter | 60 min. | Warna | Bahasa Indonesia (with English Subtitle) | Kineruku Productions | 2006 | SU
Kapan: Selasa, 22 Juni 2010
Waktu: 19.00 WITA
Dimana: Griya Musik Irama Indah (Peta terlampir)
Berapa: Gratis dan terbuka untuk siapa saja!!!

b. Crossing the Bridge: The Sound of Istanbul
* Cannes Film Festival
Sutradara: Fatih Akin |Jerman | Dokumenter |90 min.| Jerman, Turkish (with English Subtitle | 2005 | 15+
Kapan: Selasa, 29 Juni 2010
Waktu: 19.00 WITA
Dimana: Griya Musik Irama Indah (Peta terlampir)
Berapa: Gratis dan terbuka untuk siapa saja!!!

2. S-Express Malaysia 2009
Dikurasi oleh Amir Muhammad*, film-film pendek tahun 2009 ini berfokus terhadap karya dari filmmaker Malaysia beretnis India (minority Tamil speaking language).

1) Machai

Sutradara: Shanjhey Kumar Perumal / 2009 / 16min / Fiksi / 12+

2) Thaipoosam

Sutradara: Shanjhey Kumar Perumal / 2006 / 4.min / Dokumenter / SU

3) 13 : 17

Sutradara: Sasitharan Rajoo / 2009 / 14 min. / Fiksi / 15+

4) War of Roses

Sutradara: M.S. Prem Nath / 2009 / 18 min. / Fiksi / 15 +

Kapan: Minggu, 27 Juni 2010
Waktu: 15.00 WITA
Dimana: Griya Musik Irama Indah (Peta terlampir)
Berapa: Gratis dan terbuka untuk siapa saja!!!

*Amir Muhammad adalah penulis dan sutradara dari Malaysia yang membuat film Malaysia pertama dengan format DV. Filmnya sudah banyak diikutkan ke berbagai film festival, termasuk Sundance dan Berlin.

NB: Diharapkan ketepatan waktunya.
Untuk pemutaran hari Selasa (22 dan 29 Juni 2010) dilakukan pada malam hari maka sesudah pukul 20.00 WITA, pintu sudah dikunci!


Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

phone : (+62)-361-858-1678
phone : (+62)-361-857-4545
website: www.youthcorner.org
email: sinepresiasi@gmail.com / kotaksurat@youthcorner.org
facebook: YOUTH CORNER – Bali
twitter: theyouthcorner
mail address: Jalan Gunung Semeru #3 Denpasar Bali 80119 – Indonesia

FB Invitation klik DISINI

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Tuesday, June 15, 2010

Pertunjukan Teater "Ah, Maoenja Matjam-Matjam" | Studiklub Teater Bandung

Studiklub Teater Bandung bekerjasama dengan Komunitas Sahaja dan
Bentara Budaya Bali menggelar pertunjukan teater bertajuk "Ah, Maoenja
Matjam-Matjam"

Mengadaptasi naskah karya Moliere, drama realis ini meminjam setting
sebuah kota di daerah Jawa Barat, pada paruh awal tahun 50-an. Ketika
gaya feodal dirasa masih mencengkeram kalangan tua, sementara kalangan
muda mulai dirasuki oleh gaya borjuasi warisan kolonial.

Dikisahkan seorang ayah dari keluarga berada yang ingin menjodohkan
anak serta keponakannya dengan dua orang bangsawan kaya. Namun dua
dara remaja yang mulai tersentuh oleh gaya borjuasi itu menolak cara
perjodohan yang menurut mereka terlalu berbau dagang. Sementara itu
dua bangsawan yang lamarannya ditolak, menjadi sakit hati lalu
menyuruh para pelayan mereka untuk merayu serta memperdaya dua dara
itu. Maka dimulailah kekonyolan-kekonyolan dalam ulah dua orang
pelayan yang menyamar tersebut.

Studiklub Teater Bandung (STB) adalah teater modern tertua di
Indonesia. Didirikan tanggal 30 Oktober 1958, STB telah mementaskan
berbagai naskah karya penulis Indonesia dan dunia. Bagi STB yang
meraih hibah seni Kelola-Hivos ini, berkarya adalah identik dengan
menciptakan suatu keindahan yang memperkaya batin manusia.

Pertunjukan "Ah, Maoenja Matjam-Matjam" digelar pada:

hari : Rabu, 16 Juni 2010
waktu : 18.30 WITA
tempat : Bentara Budaya Bali
Jl. Prof Ida Bagus Mantra 88 A, Ketewel, Gianyar, Bali


bebas biaya tiket (GRATIS)
terbuka bagi siapa saja

Ayo datang, ajak kawan nonton bersama.. ^_^


info lebih lanjut, silakan hubungi Komunitas Sahaja :
081 805 47 0801
081 999 44 7109

semoga bermakna ..

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Tuesday, June 08, 2010

OBRAL: Pintor Sirait + Tim Kreatif Dagadu Yogya

 

 

OBRAL hadir kembali ke hadapan kita semua. Kini kehadirannya ditandai dengan tamu-tamu istimewa yang akan sharing bersama. OBRAL kali ini akan diselenggarakan di Danes Art Veranda, Jalan Hayam Wuruk Denpasar pada hari Jumat 11 Juni 2010 mulai jam 19.00 Wita. Tamu kita adalah Pintor Sirait dan Tim Kreatif Dagadu dari Yogyakarta. Pastikan kita semua mendengar dan menyimak sesuatu yang baru sebagai referensi.

PINTOR SIRAIT
Seorang pematung kontemporer Indonesia terkemuka
. Lahir di Braunschweig, Germany, 1962. Mengenyam pendidikan: 1985-1988 – Bachelors degree, Liberal Arts, University of Nevada-Reno (UNR), Nevada – USA / 1989-1990 – Stone Carving work-shop, Institute of Technology-Bandung / 1990-1992 – Graduate Special sculpture student.

Karya Pintor tersebar di banyak negara dengan ciri khasnya menggunakan materi stainless atau metal. Salah satu karyanya yang terkemuka adalah replika Formula One yang menggunakan stainless steel. Pintor kini menetap di Bali dengan studionya yang luas di Sanur.

DAGADU
Siapa tak kenal Dagadu, merek souvenir khususnya kaos yang sohor dari Jogja. Nama Dagadu kini sesuatu yang identik dengan identitas kota Yogyakarta dan dengan cara seperti ini sebuah kota dibangun oleh sebuah kreatifitas yang dikembangkan menjadi brand. Pilihan nama Dagadu bermula dari salah seorang di antara mereka yang mengumpat dalam bahasa slang Djokdja : dagadu! (baca: matamu). Umpatan itulah yang memberi inspirasi nama merk dagang produk cinderamata mereka sesaat sebelum mereka berjualan.

Akhirnya, Dagadu resmi menjadi merk produk cinderamata alternatif yang dijual di Malioboro Mall ini. Untuk menunjukkan lokalitas dari mana cinderamata itu berasal, ditambahilah kata Djokdja setelah Dagadu. Sementara itu pemakaian ejaan lama pada kata Djokdja dimaksudkan untuk memberi muatan nilai historis kota Jogjakarta. Sejak awal kelahirannya, Dagadu Djokdja sudah memposisikan diri sebagai produk cinderamata alternatif dari Djokdja. Sebuah cinderamata, tentu saja akan mengeksplorasi semangat dan khasanah budaya lokal. Selain praktis dan ringan sebagai syarat fungsionalnya, cinderamata juga harus menjadi benda kenangan. Dengan kata lain, selalu ada cerita dibaliknya, ada keunikan yang dibawanya.

Djokdja selalu menjadi tema sentral produk Dagadu Djokdja. Everything about Djokdja. Ya tentang artefaknya, bahasanya, kultur kehidupannya, maupun peristiwa keseharian yang terjadi di dalamnya.



Info lengkap bisa menghubungi:


Riri Prabandari

 

Danes Art Veranda
Jl.
Hayam Wuruk No. 159
Denpasar 80235 Bali Indonesia
P. 62 361 242659
F. 62 361 242588
M. 62 8573 808 9800
E. thegallery@popodanes.com


Atau klik DISINI

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Celebration of Environment Month, June 2010

MEMPERINGATI Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2010 & HUT WALHI Bali ke 14 WALHI Bali mengadakan WORKSHOP, Kompetisi Esai dan Poster Tema “ Reduce Climate Change Effect to Keep Biodiversity with Green Act ” Kurangi Dampak Perubahan Iklim untuk Menjaga Keanekaragaman Hayati dengan Aksi Hijau.

RAIH HADIAH
Juara I : Rp. 1.000.000
Juara II : Rp. 750.000
Juara III : Rp. 500.000
Piala | Piagam & Hadiah Menarik Lainnya
BURUAAAANNNN....
------------------------------------------------

Secara umum, program ini melingkupi kegiatan yang berupa workshop dan juga berbagai perlombaan. Workshop yang akan dilaksanakan merupakan workshop mengenai isu lingkungan yakni perubahan iklim dan dampaknya terhadap keanekaragaman hayati dengan segala permasalahan dan solusinya. Di samping itu, melalui workshop ini juga diharapkan gagasan-gagasan yang ada dapat diterjemahkan dalam bentuk poster. Adapun kegiatan lomba yang akan diselenggarakan meliputi Lomba Membuat Poster dan Lomba Penulisan Esai.

WORKSHOP

Menghadirkan pembicara-pembicara yang kompeten dalam bidangnya. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa SMA/SMK/sederajat dan mahasiswa, dan masyarakat umum. Workshop ini tidak dipungut biaya. Adapun tema dari workshop ini adalah “Reduce Climate Change Effect to Keep Biodiversity with Green Act”. Adapun jadwal pelaksanaan kegiatan ini adalah:
Hari, tanggal : Minggu, 27 Juni 2010
Waktu : 10.00 – 12.30 wita
Tempat : Penggak Kesiman
Jalan WR. Supratman 169 Denpasar, Bali


LOMBA POSTER

Serangkaian dengan workshop, akan diselenggarakan pula lomba membuat Poster dengan tema yang sama yakni “Reduce Climate Change Effect to Keep Biodiversity with Green Act”. Lomba ini terbuka bagi mahasiswa/i se-Bali. Lomba ini bersifat kelompok (terdiri dari 2 orang). Adapun waktu pelaksanaan lomba :

Hari, tanggal : Minggu, 27 Juni 2010
Waktu : 13.00 – 15.00 wita
Tempat : Penggak Kesiman
Jalan WR. Supratman 169 Denpasar - Bali


SYARAT PESERTA LOMBA POSTER TINGKAT MAHASISWA :

1. Peserta adalah Mahasiswa di wilayah Provinsi Bali yang dibuktikan dengan
Kartu Mahasiswa yang masih berlaku
2. Perorangan / Kelompok (2 org)
3. Karya yang dibuat sesuai dengan tema
4. Original, hasil karya sendiri, bukan jiplakan/plagiat
5. Belum pernah dijadikan tugas kuliah/dipublikasikan
6. Mencantumkan kelompok peserta dan konsep rancangan desain dibalik
karya design serta judul
7. Bisa dikerjakan secara manual maupun komputerisasi
8. Untuk pengerjaan secara manual format poster dengan ukuran A3
9. Jika menggunakan komputer karya design dibuat dengan size optimum
4000x3000 pixels dan resolusi 100 - 300 dpi
10. Pengumpulan dlm bentuk print out bagi pengerjaan manual dan bagi
pengerjaan komputerisasi dlm bentuk file/soft copy)
11. Seluruh poster dibuat dan diserahkan pada saat berakhirnya
acara Workshop pada tanggal 27 Juni 2010
12. Pendaftaran via sms :
ketik Reg (spasi) Nama (spasi) Poster kirim ke 08990176993 (cp: Tika)
Pendaftaran di buka mulai Hari Minggu, 06 Juni s.d Sabtu, 26 Juni 2010


LOMBA PENULISAN ESAI

Rangkaian acara ini juga akan diisi oleh lomba Penulisan Esai utuk kategori SMA/SMK/sederajat se-Bali. Lomba ini bersifat perorangan. Masing-masing sekolah dapat mengirimkan lebih dari satu peserta, dan setiap peserta boleh mengirim lebih dari satu karya.
Dalam lomba ini, peserta diharapkan mampu menuangkan gagasannya secara ringkas dan padat tanpa mengurangi sifat kritis dan pertimbangan dari kekritisan tersebut. Jumlah halaman naskah esai dibatasi dari 4 sampai 5 halaman. Peserta diharapkan bisa menawarkan gagasannya yang practical, doable, serta critical.
Naskah esai selambat-lambatnya harus sudah dikumpulkan pada panitia pada tanggal Senin, 21 Juni 2010. Presentasi dari para pemenang dan penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada:
Hari, tanggal : Minggu, 27 Juni 2010
Waktu : 15.00 – 16.00 wita
Tempat : Penggak Kesiman
Jalan WR Supratman 169 Denpasar, Bali


PERSYARATAN LOMBA PENULISAN ESAI TINGKAT SMA/SMK/Sederajat

1. Persyaratan Umum
a. Peserta adalah pelajar SMA/SMK/sederajat di wilayah Provinsi Bali
yang dibuktikan dengan Kartu Pelajar yang masih berlaku ataupun
surat keterangan dari sekolah.
b. Lomba ini bersifat perorangan.
c. Naskah yang dikirim adalah asli karya peserta, bukan jiplakan,
terjemahan maupun saduran, baik sebagian maupun seluruhnya dari
karya yang telah ada sebelumnya, serta belum pernah dipublikasikan
dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba-lomba sejenis.
d. Setiap peserta dapat mengirimkan lebih dari satu karya.
e. Lomba ini tidak dipungut biaya.

2. Ketentuan Naskah dan Pengiriman
a. Karya yang diikutsertakan dalam Lomba Penulisan Esai ini ditulis dengan
format ketikan; kertas A4; spasi 1,5; dan menggunakan font
Times New Roman 12 pt.
b. Panjang naskah minimal 4 halaman, maksimal 5 halaman.
c. Data diri / curriculum vitae, identitas pribadi (kartu pelajar), serta
nomor telepon yang bisa dihubungi harap disertakan dalam lembar
terpisah dengan naskah.
d. Karya dapat dikirimkan ke:
Email : junenvirovolution@gmail.com
dengan subject/judul Lomba Esai_Nama Peserta
e. Penerimaan naskah oleh Panitia selambat-lambatnya
Senin, 21 Juni 2010


Info lebih lengkap hubungi contact person dibawah ini :
sudiani @ 081916286199
dekgus @ 081916146326

aCARA INI dIdUKuNG oLEH :

Im An Angel
Mitra Bali Fair Trade
Penggak Men Mersi
One Dollar for Music
Yayasan Wisnu
PPLH Bali
Sahabat WALHI Bali
World Silent Day
Bali Insan Creative


AYO SEGERA DAFTARKAN DIRI KALIAN.....

FB invitation klik DISINI

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Pameran Tunggal Fotografi | "Legong Legacy" - I Ketut Widiatmika

Pameran Tunggal Fotografi
"LEGONG LEGACY" - I KETUT WIDIATMIKA

Dibuka oleh: Bp. Koes Karnadi (Phofotographer)
Kurator: Hardiman

Kamis, 10 Juni 2010
Pukul 18.30 Wita
di Bentara Budaya Bali
Jl. Prof IB. Mantra No. 88 A
Ketewel, Gianyar, Bali


Pameran untuk umum: 11 - 20 Juni 2010
Pukul 10.00 - 18.00 Wita

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Wednesday, May 19, 2010

KONDe Pemutaran Film Mei 2010 | Sinema Klasik Indonesia - Badai Pasti Berlalu

Kali ini Youth Corner dan Kinoki, kembali hadir dalam KONDe pemutaran film Mei yang bertema Sinema Klasik Indonesia.
Kami mengundang teman - teman untuk datang dan bernostalgia dengan film "Badai Pasti Berlalu" sebuah film klasik yang mungkin belum pernah teman - teman saksikan namun sering terdengar.

Film ini meraih pemasukan box office yaitu ditonton oleh 212.551 manusia di sepanjang tahun 1977 - 1979.
Film ini mendapatkan piala Citra Festival Film Indonesia (untuk editing, fotografi, editing suara dan musik).
Film ini disutradarai oleh Teguh Karya*.

Kapan : Kamis, 27 Mei 2010
Dimana : Wantilan Museum Lukisan Sidik Jari
GRATISSS....!!!  & terbuka oleh siapa saja


Badai Pasti Berlalu
Sutradara: Teguh Karya | Fiksi/Adaptasi | Christine Hakim, Roy Marten, Slamet Raharjho | Bahasa Indonesia (no subtitle) | Warna | 112' | 1977 | 15+

Berkisah tentang:
1. Siska (Christine Hakim) yang trauma akan sifat lelaki, membentengi dirinya dari lelaki sehingga disebut 'gunung es.'
2. Leo (Roy Marten), seorang 'prince charming' yang merupakan mahasiswa kedokteran. Membuat taruhan dengan teman-temannya untuk mendapatkan Siska.
3. Helmy (Slamet Rahardjo), seorang pianis yang 'end up' di sebuah night club milik ayah Siska, baru pulang dari luar negeri. Mengincar Siska dan berusaha menikahinya.

Ketiga tokoh ini terlibat cinta segitiga.
Ketiga tokoh ini menyimpan perasaan cinta, dendam, dan ketakutan.
Ketiga tokoh ini dipertemukan dalam situasi yang tragis.


*Teguh Karya (1937-2001) adalah sutradara legendaris Indonesia. Berlatar dari seniman teater hingga menjadi seorang sutradara film. Sebagai sutradara, beliau kerap dianugrahi piala Citra Festival Film Indonesia. Film-filmnya sering dipuji karena memilki ketelitian yang kuat, kedalaman watak para karakternya, serta memiliki mutu teknik dan artistik yang baik.


Untuk informasi lebih lanjut, mohon menghubungi:
e. kotaksurat@youthcorner.org
t. (+62) 361 857 45 45
m. (+62) 81 769 09 319  |  (+62) 8180 5570 169


FB invitation klik DISINI

Posted via email from Youth Corner BLOG

Ngobrol Santai : "Menumbuhkan Ruang Publik"

when: Thursday, May 20, 2010
time: 6:00pm - 8:00pm
where: Pertemuan Jalan Veteran dan Jalan Gajah Mada, Depan Patung Catur Muka Lapangan puputan Badung- Denpasar (Samping bekas gedung Bank Dagang Bali)

Mitra diskusi:
Pak De Aridus (kolumnis OBB) dan Kadek Djanggo (BogBog Magazine)


Ruang publik ideal pertamakali digagas oleh Jurgen Habermas, dalam bukunya The Structural Transformation of the Public Sphere: an Inquiry into a Category of Bourgeois Society, juga dalam Civil Society and the Political Public Sphere. Jurgen Habermas menyampaikan bahwa, ruang publik ideal adalah sebuah ruang yang mampu menjadi jembatan interaksi antara penguasa dan masyarakat dari beragam kelas. Hanya melalui ruang publik inilah dapat terwujud masyarakat yang dewasa, bebas penindasan, dan mampu menanggulangi krisis.

Sebenarnya, tata kota di daerah Bali, khususnya Denpasar mengenal ruang publik semacam ini, misalnya melalui apa yang disebut alun-alun , atau fasiltas publik yang dimaknai dengan ruang publik seperti taman kota, tapi sayangnya kalau diperhatikan kini semakin kehilangan fungsi, karena kemudian ruang tersebut dalam term kontrol otoritas-struktural (baca:kekuasaan)

Denpasar sebagai sebuah kota yang cukup padat heterogen semestinya memiliki ruang yang bisa mengakomodir keberagaman tersebut. Ruang –ruang publik yang ada sekarang ini belum bisa dikatakan sebagai ruang publik dalam arti sebenarnya. Konsep ruang publik masih terpatri oleh konsep lama dimana ruang publik di maknai sebagai tempat dan kondisi dimana segala aktivitas masyarakat atau warga dapat diawasi oleh kekuasaan dan kontrol dengan peraturan yang cukup birokratis.

Sebenarnya, ruang publik yang ada di Kota Denpasar cukup mempunyai kriteria untuk dijadikan pilot project sebagai contoh ruang publik menuju ideal, misal ruang publik seperti Taman Budaya (art centre) sebagai salah satu lokasi pusat aktifitas kebudayaan perlu dikembalikan sesuai dengan tujuan awalnya sebagai pusat kebudayaan termasuk didalamnya dialog dan sebagai public space atau kalau kita ambil contoh lainnya seperti di sepanjang Jalan Gajah Mada sebagai pusat kota, mempunyai cukup sejarah bagi warga Denpasar. Jalan Gajah Mada memang sangat strategis sebagai salah satu bentuk ruang publik karena keberadaanya di pusat kota, akses kesana cukup memadai serta keberadaan pasar tradisional dan pasar seninya sebagai pendukung, disamping untuk merespon apa yang sudah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Denpasar dengan Festival Gajah Madanya sebagai salah satu program unggulan Kota Denpasar ini.

Pendekatan ruang publik sebagai bentuk apresiasi dan aspirasi publik tidaklah cukup dengan pola tertib dan birokratis, tidak hanya sebatas simbol yang menjadi angker dan mengakibatkan keengganan untuk memanfaatkan ruang tersebut. Secara alamiah ruang publik akan membentuk karakter dan soilidaritas sosial, aturan dan ketertiban hendaknya tidak sebatas ada monopoli dan kooptasi kuasa (baca: ekonomi,politik) melainkan kebersamaan dan sebagai ruang ekspresi yang menciptakan sebuah kewajaran dan mengalir.

FB invitation klik DISINI

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Pre event Kuta Karnival VIII - Theme song competition

Kompetisi lagu theme Kuta Karnival ini bertujuan untuk lebih memperkenalkan Kuta Karnival kepada masyarakat melalui nada lagu. Lagu Theme ini dapat dipergunakan untuk sosialisasi dan promosi acara dengan beberapa saluran radio dan televisi.

Tema tahun ini adalah Heal The World, tema mengenai perbaikan alam yang telah terancam, seperti hal yang sedang ramai dibicarakan adalah pemanasan global, ekosistem laut yang tidak lagi seimbang, sampah yang tidak terkendali volumenya, dst.


Kerjasama
a. Farabi – Lembaga Pendidikan Musik
Lembaga penidikan musik Farabi didirikan pada tahun 1978 oleh salah satu musisi Dwiki Darmawan yang berpusat di Jakarta Selatan. Farabi adalah satu-satunya sekolah musik terbesar di Bali.

b. Dewata TV – Bali’s Television Channel
Dewata TV akan meliput ekslusive acara kompetisi ini. Liputan Live Audition dimulai dengan band yang telah lewat seleksi Demo.


Mekanisme
- Pengumpulan Demo
Para peserta dapat memberikan Demo mereka secara langsung ke Farabi dalam batas waktu yang telah ditentukan yaitu 19 April – 19 Juli 2010. Melewati tanggal tersebut, demo tidak dapat diikuti dalam seleksi.

Peserta langsung mengisi Formulir Registrasi pada tempat yang telah disediakan oleh Farabi dengan membayar Biaya Registrasi senilai Rp. 55.000,- (Lima Puluh Lima Ribu Rupiah).Untuk Solo Rp. 35.000 (Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah)

- Seleksi Demo
Proses seleksi demo ini dilakukan oleh Pihak Farabi serta EO. Dalam proses seleksi ini, ada beberapa hal yang dapat dinilai dari segi, Komposisi, Kreatifitas dan Originalitas, aransemen dan Live Performance.

Team Seleksi akan memilih 10 Demo terbaik untuk dilanjutkan dalam Semi Final

- Pengumuman
Pengumuman Demo yang lolos ke semi final akan dikirim melaluo email masing-masing peserta. Dalam email akan tercantum jadwal hari dan jam mereka Audisi dan mereka harus mengikuti jam yang telah disediakan masing-masing peserta.

- Audisi Live – Semi Final
Audisi ini akan dilaksanakan di Farabi dengan Team Penilai dari Pihak Farabi dan EO. Audisi ke 10 peserta akan disebar menjadi 2 hari dengan waktu yang ditentukan. Bagi para peserta yang datang telat dinyatakan gagal. Dari 10 peserta akan dipilih 5 untuk lanjut ke babak Final.

- Final
5 peserta yang telah lolos Audisi Live akan diperlombakan lagi pada acara puncak di Kuta Karnival.


Jadwal
Jadwal Proses Waktu Keterangan
Batas waktu Koleksi Demo 19 May – 19 Juni
Penyebaran Flyer Jingle May W-2,W3 Sekolah Musik, Distro
Seleksi Demo 20 Juli - 3 Agustus Farabi dan EO
Pengumuman Demo lolos 4 Agustus Email
Audisi Live - Semi Final 6 Agustus Farabi
Final 29 September Kuta Karnival


Hadiah :
- Juara I : Rp.2,5jt
- Juara II : Rp.1jt
- Trophy
- Performance di Kuta Karnival
- hadiah lainnya


Tata Cara Registrasi
1. Peserta melakukan pendaftaran (Anggota/Member) di Farabi, dan harap mengisi data-data pada saat pendaftaran
* Nama Lengkap dan sesuai kartu identitas resmi.
* Alamat lengkap dan jelas.
* Telepon Rumah / Telepon Genggam (Handphone / HP).
* Email yang masih aktif (dipakai untuk hasil pengumuman).
* Mengisi data sesuai ketentuan isian pada saat daftar

2. Demo musik yang diberikan wajib diberi nama dengan mengikuti format: nama band/individu, judul lagu.

3. Demo Musik wajib diberi deskripsi singkat tentang musik tersebut, situasi dan latar belakang pesan yang disampaikan, serta informasi seperti : Judul, Uraian / Penjelasan singkat musik, Hari – Tanggal dan Artis.

4. Peserta wajib membayar biaya registrasi sebesar Rp. 55.000,- (Lima puluh ribu rupiah) dan solo Rp. 35.000 (Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah)


Syarat dan Ketentuan

Objek Kompetisi
1. Music harus sesuai dengan norma-norma dan peraturan yang berlaku di masyarakat dan tidak boleh mengandung unsur SARA dan Politik.

2. Harus melambangkan atau terkait dengan Kuta Kanival yang bertemakan ‘Heal The World’ (lingkungan hidup, pemanasan bumi, dll)

3. Media music adalah digital file dan jenis karya music adalah World, Indie, Jazz Blues

4. Music yang dikompetisikan merupakan hasil karya selama tahun 2008 sampai dengan berakhirnya masa kompetisi

5. Kreasi, aransemen, dan manipulasi music digital diperkenankan

6. Jumlah karya music yang dikumpulkan maksimal 2 (Dua) buah per peserta.

7. Seluruh isi/ content yang ada di dalam karya music yang dilombakan merupakan tanggung jawab dari artis peserta lomba, termasuk di dalamnya apabila menggunakan artis pendukung atau penyulih suara

8. Music yang dikompetisikan belum pernah dipublikasikan di media apapun dan atau belum pernah memenangkan kontes lomba music.


Identitas Peserta Lomba
1. Peserta wajib mendaftarkan dirinya di Farabi dengan menggunakan nama asli sesuai KTP / Identitas resmi yang berlaku di Indonesia.

2. Peserta yang mengirimkan Demo dengan nama orang lain akan dikenakan sanksi diskualifikasi dan tidak dapat menjadi Juara. Sangsi tersebut bisa dijatuhkan ke peserta kompetisi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.


Ketentuan Tambahan Kompetisi Music
1. Pihak Kuta Karnival berhak menggunakan musik yang dikompetisikan untuk kepentingan promosi dan publikasi tanpa ada kewajiban yang harus dipenuhi kepada artis peserta kompetisi, terhitung sejak tanggal selesainya kompetisi music selama 1 (satu) tahun.

2. Pemenang Kompetisi Jingle wajib menyerahkan fotokopi identitas diri resmi (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku dan wajib menyerahkan foto asli dalam format digital (*.jpg) pada saat penyerahan hadiah, dengan ketentuan teknis sebagai berikut :

* Sisi terpendek minimum 2.500 pixel.
* Format JPG kualitas maksimum.

3. Hak Publikasi / Hak Pakai kompetisi music ini ada Kuta Karnival terhitung sejak tanggal pengumuman pemenang tanpa biaya tambahan selama 1 (Satu) tahun, Hak cipta musik tetap melekat pada artis peserta kompetisi.

4. Peserta menyatakan tunduk pada seluruh ketentuan yang berlaku dalam kompetisi Theme Song ini.

5. Keputusan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.


Komposisi Lagu
Jazz-Blues 50%
Indie 20%
World 30%

Informasi lebih lanjut silahkan hubungi :
Seketariat KK8 : +62.361 – 761306
Cindy Ishimine : 081218396779
Felix Rusli : 08113801258
Cici :087846782290
Siska : 03618881076
email :hello@mag9pro.com
or info@kutakarnival.com

Informasi lainnya dapat dilihat di:
www.kutakarnival.com
www.mag9pro.com

FB invitation klik DISINI




Posted via email from Youth Bali BUZZ

Friday, May 14, 2010

After Office | Mudahnya Pajak Untuk Entrepreneur Pemula

Siapa bilang urusan pajak bikin ribet? Makanya datang ke..

  

Hard Rock Radio Bali & Direktorat Jenderal Pajak present

AFTER OFFICE

Happy hours for Happy Workers”
21 Mei, mulai jam 6 sore
di Amsterdam Café & Bakery, Jl.
Diponegoro Denpasar


Topik : MUDAHNYA PAJAK UNTUK ENTREPRENEUR PEMULA

Pembicara: Masbukhin Pradana (entrepreneur specialist dari FINANSIA Consulting Jakarta,

penulis buku “Cara Briliyan Karyawan beromzet Milyaran”)


Acara ini GRATIS!

Cara pendaftaran, kirim fax kartu nama ke 769285 atau email biodata diri ke ary@hardrockfm.com

Info lengkap hubungi Hard Rock Radio di 769284.


Acara ini didukung sepenuhnya oleh Direktorat Jenderal Pajak Provinsi Bali.


Orang Bijak Taat Pajak.”

 

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Made Budhiana _ Mahaart Invitation

Thursday, May 13, 2010

Pemutaran & Diskusi Film "Bali Menantang Masa Depan" | Sutradara: IGP Wiranegara

- Launching film at Danes Art Veranda

Jl. Hayam Wuruk No. 159
Friday, May 14, 2010
7:00pm - 9:00pm


- Minikino Screening dan Diskusi Mei 2010: BALI MENANTANG MASA DEPAN
MiniHall Irama Indah, lt.1
Jl. Diponegoro 114, Denpasar
Sunday, May 16, 2010
2:30pm - 5:30pm

Diskusi bersama IGP Wira Negara dan beberapa narasumber yang terlibat

BALI MENANTANG MASA DEPAN
Sutradara: IGP Wiranegara

Bali selama ini dikenal sebagai pulau pulau surga, pulau seribu pura yang terkenal indah, tentram, damai, tak kurang suatu apapun sehingga memang layak menjadi daerah tujuan terbaik di Indonesia. Pada masa globalisasi saat ini, Bali telah menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dunia baik sebagai wisatawan maupun mencari penghidupan. Banyak keberhasilan dan berbagai hal positif lainnya yang diperoleh Bali dari industri pariwisata dan pengaruh globalisasi tersebut. Namun di balik keberhasilan, tidak sedikit hal buruk dan permasalahan yang timbul sebagai dampak dari pariwisata dan globalisasi. Hal tersebut sesuai dengan konsep Hindu Rwa Bhineda yang berarti dalam dunia ini ada gelap dan terang, baik dan buruk yang selalu berdampingan secara harmonis tanpa saling meniadakan.

Berdasakan konsep Rwa Bhineda film ini mamaparkan situasi Bali secara jujur apa adanya baik sisi gelap maupun terangnya agar penonton dapat memandang secara jernih apa yang sebenarnya terjadi di Bali saat ini. Film ini merupakan ungkapan kerisauan masyarakat Bali terhadap perkembangan Ekonomi, Sosial, dan Budaya di Bali dewasa ini. Film ini juga dapat menjadi otokritik buat masyarakat Bali agar lebih bijak dalam memperlakukan tanah yang mereka sucikan sehingga predikat Bali sebagai pulau yang indah, pulau seribu pura, pulau yang aman, tentram dan damai tetap berlaku sepanjang masa.

Film “BALI Menantang Masa Depan” mengajak seluruh pemangku kepentingan (stake holder) bersama-sama ikut menjaga Bali agar tetap lestari seiring dinamika perkembangan peradaban dunia.


FB Invitation bisa klik DISINI atau DISINI

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Roadshow V-Film Festival / Festival Film Perempuan Internasional Traveling

4 film dalam berbagai bahasa bertemakan perempuan
at Alliance Française - Denpasar
14 - 17 Mei 2010
ditayangkan pukul 19.00 – 21.00 WITA
Gratis dan terbuka untuk umum (tanpa tiket)

V Film Festival adalah festival film perempuan yang digagas oleh empat lembaga di Jakarta, yakni Komunitas Salihara, Kalyana Shira Foundation, Kartini Asia Network dan Yayasan Jurnal Perempuan pada akhir tahun 2008.
V Film Festival memberikan ruang bagi film-film yang disutradarai perempuan dan tentang perempuan untuk bertemu dengan audiensnya. Festival diselenggarakan pertama kali di tahun 2009.

Tahun ini selain V Film Festival yang berlangsung di Jakarta, juga ada Road Show keliling berbagai kota. Diawali dari Bali, Jogjakarta, Bandung dan Malang.
Untuk Bali sendiri, diselenggarakan di Alliance Française Denpasar, tanggal 14 – 17 Mei 2010 dengan menayangkan 4 film dalam berbagai tema budaya dan bahasa.

14 Mei : Cin(T)a, film Indonesia bertemakan konflik cinta laki-laki dan perempuan
Cina seorang mahasiswa baru yang belum pernah mengalami kegagalan dalam hidup. Annisa seorang mahasiswi tingkat akhir yang kuliahnya terhambat karena karirnya di dunia film. (T) adalah karakter yang paling tidak bisa ditebak. (T) mencintai Cina dan Annisa tapi mereka tidak dapat saling mencintai karena mereka memanggil (T) dengan nama berbeda.

15 Mei : Elegy, film Amerika bertemakan emansipasi dalam bentuk berbeda
Kritikus budaya David Kepesh menemukan hidupnya, yang dia sebut sebagai “emansipasi laki-laki” berubah menjadi kacau gara-gara Consuela Castillo, seorang siswa baik-baik yang membangkitkan seks yang posesif terhadap guru perempuannya.

16 Mei : Southeast Asian Shorts, kumpulan film pendek tentang kehidupan wanita di Asia Tenggara
Lurve Me Now
Video ini akan menjawab pertanyaan: Apa yang ada dalam khayalan boneka-boneka Barbie? Ternyata bukan gula dan bumbu. Film ini akan membuat ikon Amerika tidak akan menjadi sama lagi.
Microwave
“Satu ide, satu pengambilan gambar, satu kejutan. Sederhana namun kaya makna. Seperti batu berharga.”
Umbilical chord
Kaleidoskop berbagai peristiwa yang terjadi di Filipina tahun 1998, dimulai dari perayaan seratus tahun pemilihan presiden dan seratus tahun perjuangan rakyat Filipina.
Under one sky
23 November 2009. Ini kisah tentang kematian di satu tempat yang disebut Tanah Perjanjian di mana bulan sabit muncul sebagai matahari Kristen, melewati jalanan di mana sebanyak 57 laki-laki dan perempuan dibunuh dengan kejam.

17 Mei : Ver van Familie, film Belanda bertemakan kehidupan berbagai budaya Indo-Eropa , diikuti dengan diskusi singkat bersama dengan sang sutradara perempuan Marion Bloem
Film ‘Far from Family’, bersetting tahun 1986, bercerita tentang keluarga Indo-Eropa yang beremigrasi ke Belanda setelah kemerdekaan Indonesia. Cerita film ini berfokus pada nenek Em dan cucunya, Barbie yang telah beremigrasi ke Amerika Serikat dengan ayahnya dan yang kembali ke Belanda.


FB invitation bisa klik DISINI

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Thursday, May 06, 2010

Pameran Foto "Street Photography by Amateurs"

Adalah hal yang sangat menarik, ketika moment-moment kehidupan sehari-hari coba kita hentikan dan merekamnya dengan media fotografi. Ada yang lucu, sedih,manis, senang, rame dan mungkin semua rasa bisa tertuang dalam foto. Namun, berbicara tentang fotografi tidak selalu tentang keindahan, tidak selalu tentang estetika. Membuat foto bagus itu mungkin telah menjadi mudah, karena batasan tentang 'bagus' itu sendiri tidaklah mutlak. Pameran foto ini menampilkan karya-karya fotografi yang 'jujur' tentang estetika dan etika dari masing-masing fotografer. Foto yang memang 'bagus' dalam pola pandang fotografer, mencoba tidak peduli tentang teknis-teknis fotografi, tetapi mencoba lebih mengeksplorasi sesuatu yang memang menarik menurut sang fotografer.

Pameran ini diikuti oleh 3 komunitas fotografi yang memang mempunyai 'aliran' yang berbeda, yaitu:
1. LOLIPOP (Lomo Bali People), yaitu komunitas foto Lomografi Bali.
2. FSS (Fotografi Suka Seni), yaitu komunitas fotografi yang gemar memakai media kamera analog (kamera jadul).
3. Komunitas Semut ireng, yaitu komunitas foto Lubang Jarum (Pinhole) Bali.

Acara ini adalah pertama kalinya 3 komunitas yang 'berbeda aliran' tersebut berpameran bersama. Diselenggarakan pada:
Tanggal : 8 - 15 Mei 2010
Tempat : ART Cafe, Jl. Saridewi no 17 Seminyak - Bali

PEMBUKAAN : Sabtu, 8 Mei 2010
Waktu : pukul 19.30 WITA

Menampilkan juga Life Acoustic (band):
1. d'kantin
2. Seems
3. Day after the rain
4. d'buntu

SO, mulai sekarang jadwalkan agenda week end anda untuk menghadiri Pameran Foto ini, sampai jumpa di Pameran Foto "Street Photography by Amateurs"...


contact person:
Dudi Lolipop (081802647386)
Popo FSS (08174709555)
Vifick Semut ireng (085658025417)

FB invitation klik DISINI

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Tuesday, May 04, 2010

Architects Under Big 3



 

 

Perbedaan kultur dan paradigma didasari oleh cara pandang dalam masyarakat yang seiring waktu mempengaruhi cara berpikir tiap generasi. Perubahan dalam proses berpikir suatu generasi dipengaruhi periode mereka dalam mempelajari arsitektur serta daya tangkap dalam memahami lingkungannya, yaitu perubahan identifikasi dalam paradigma para pelaku dunia arsitektur.

 

Memahami hal tersebut, Popo Danes Architect merancang sebuah agenda rutin pada hari Jumat pertama tiap bulan -dimulai bulan ini- bertajuk Architects Under Big 3. Kegiatan ini dipersembahkan untuk arsitek muda usia dibawah 30 tahun. Dalam kegiatan ini arsitek muda diberi kesempatan untuk mempresentasikan karya arsitektur beserta pemikiran mereka pada publik melalui presentasi non formal yang diteruskan dengan diskusi santai ditemani snek ringan dan minuman hangat. Melalui pendekatan ini, arsitek beserta ide dan karya arsitekturnya berkesempatan untuk mendapatkan ruang berkomunikasi dengan khalayak yang lebih luas, baik khalayak awam arsitektur maupun khalayak arsitektur.

 

Arsitek muda pertama yang bekesempatan membuka acara ini adalah Mohammad Raditya Perdana yang akan berbagi konsepnya mengenai arsitektur, serta perjalanannya ke Waerebo, Flores baru-baru ini. Architects Under Big 3 #1 berlangsung pada hari Jumat, 7 Mei 2010 pukul 19:00 WITA s.d. selesai bertempat di Danes Art Veranda, Jl. Hayam Wuruk No. 159 Denpasar 80235 Bali.

 

Tentang Mohammad Raditya Perdana:

Mohammad Raditya Perdana atau biasa dipanggil Yayak lahir di Pekanbaru, 17 Februari 1986. Menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Gajah Mada pada tahun 2007 dan kini melanjutkan studi di Kajian Lingkungan Binaan Etnik Program Magister Arsitektur Universitas Udayana. Yayak yang hijrah ke Bali pada tahun 2008 saat ini bekerja di Mamo Studio.

 

Acara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya

 

* Kami menunggu dengan berbahagia lamaran arsitek muda selanjutnya untuk tampil pada Architect Under Big 3 bulan Juni.

 

 

 

 

The difference between culture and paradigm is based on people's perspective, which is by time, determines the way of thinking of each generation. Today, changes in the process of thinking of a generation is influenced by their period in learning architecture as well as their perspective in understanding its environment that is identification changes within the paradigm of architecture agents.

 

Understanding this matter, Popo Danes Architect creates a routine agenda on the first Friday of every month –starting this month- titled Architects Under Big 3. This activity is dedicated to young architects under age 30 years. In this program, a young architect is given opportunity to bring up their idea and works of architecture to the public through non-formal presentation followed by casual discussion accompanied with snacks and warm drinks. Through this approach, the young architect gets a space to communicate with a wider audience, both lay audiences of architecture and architectural audience. 

 

The first Architects Under Big 3 will be opened by Mohammad Raditya Perdana who will shares his concept of architecture as well as his trip to Waerebo, Flores recently. Architects Under Big 3 #1 will be held on Friday, May 7, 2010 at 7pm at Danes Art Veranda, Jl. Hayam Wuruk No. 159 Denpasar 80235 Bali.

 

About Mohammad Raditya Perdana

Mohammad Raditya Perdana or Yayak was born in Pekanbaru on February 17, 1986. He graduated from Architecture Faculty Gajah Mada University in 2007 and now continuing Ethnic Study of Built Environment Master of Architecture Udayana University . Yayak who moved to Bali in 2008 is currently working at Studio Mamo.

 

The event is open for public and free of charge

 

*We await happily for the next application from any young architects for Architects Under Big 3 in June 2010 agenda.

   

Contact person:

P. 62 856 3815 117 (Erika Dyah), 62 81 8027 52358 (Riri Prabandari)

E. architect@popodanes.com, thegallery@popodanes.com

 

 

Danes Art Veranda
Jl. Hayam Wuruk No. 159
Denpasar 80235 Bali Indonesia
P. 62 361 242659
F. 62 361 242588
E. thegallery@popodanes.com


Posted via email from Youth Bali BUZZ

Sunday, May 02, 2010

Kelas Menulis Jurnalisme Warga angkatan III

Kelas Menulis Jurnalisme Warga Angkatan III merupakan kelompok belajar tentang teori dasar jurnalistik seperti menulis berita langsung dan berita kisah maupun tentang jurnalisme warga.
Bukan hanya belajar teori, peserta akan langsung praktik menulis dipandu pemateri dan fasilitator berpengalaman.
Selain jurnalisme, peserta juga dilatih membuat blog untuk mempublikasikan karyanya dan sebagai jurnal harian.

info lengkap & FB invitation klik DISINI

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Tuesday, April 27, 2010

Pameran lukisan dan Puisi "Panggilan Warna dan Kata-Kata" Frans Nadjira

Pembukaan Pameran & Peluncuran buku Puisi:

Kamis, 29 April 2010

Pukul 18.30 Wita

di Bentara Budaya Bali

Jl. Prof IB. Mantra No. 88 A

Ketewel, Gianyar, Bali

Dibuka oleh: Bp. Pande Wayan Suteja Neka

Kurator: Arief B. Prasetyo

Pameran untuk umum: 30 April - 9 Mei 2010

Pukul 10.00 - 18.00 Wita

Frans Nadjira dikenal sebagai seniman yang mampu menggunakan bahasa warna dan kata-kata dengan sama baiknya. Bahkan ia mengistilahkan keduanya sebagai “mata kiri” dan “mata kanan”. Pameran ini akan menampilkan antara 25-30 lukisan disertai beberapa puisi pada periode terdahulu sampai terbaru.

Kurator pameran Arif B Prasetyo mengatakan, jika puisi mata kiri dan lukisan mata kanan, maka sepanjang perjalanan kreatifnya yang telah terbentang sekitar separuh abad, Frans tetap setia dan bersemangat mempergunakan kedua ‘’mata’’ bakatnya itu sebagai piranti istimewa anugerah Tuhan, untuk ‘’melihat’’ dunia secara personal, unik dan kreatif : sebuah penglihatan spesial yang menyorot hingga tembus ke jantung realitas.

Saat pembukaan pameran akan diluncurkan buku ‘’Panggilan Warna dan Kata-kata’’ yang berisi puisi dan lukisan-lukisan Frans. Selain itu juga akan diluncurkan satu buku kumpulan cerpen karya seniman yang sama.


FB invitation bisa klik DISINI

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Festival Sinema Prancis 2010 ~ Denpasar (8 - 10 Mei 2010)

5 film dalam bahasa Prancis dengan teks bahasa Inggris
14 pemutaran sejak Sabtu 8 Mei sampai dengan Minggu 10 Mei

GRATIS di DFS Galeria XXI, Simpang Siur
Tiket gratis dapat diambil di Alliance Française Denpasar, mulai 3 Mei 2010 (max. 2 tiket/ org.)


Jadwal Pemutaran Film:

Sabtu 8 Mei 2010
13.00: Les Enfants de Timpelbach
15.00: L’heure d’été
17.00: Je crois que je l'aime
19.00: Délice Paloma
21.30: Les Bureaux de Dieu

Minggu 9 Mei 2010
12.00: Je crois que je l'aime
14.00: Les Enfants de Timpelbach
16.00: L’heure d’été
18.00: Les Bureaux de Dieu
20.30: Délice Paloma

Senin 10 Mei 2010
14.00: Les Enfants de Timpelbach
16.00: Je crois que je l'aime
18.00: Délice Paloma
20.30: Les Bureaux de Dieu

Resensi Film:

Les Enfants de Timpelbach (Trouble in Timpeltil) ~ komedi keluarga (95’)
Bagaimana bila sebuah desa tanpa orang tua! Bukan ide buruk.. Anak-anak membentuk 2 kelompok yang kemudian terjadi perang kelompok untuk menguasai desa…

L’heure d’été (Summer Hours) ~ drama (100’) with Juliette Binoche
Pada suatu musim panas. Di rumah keluarga di kampungnya, Frédéric, Adrienne, Jérémie dan anak-anaknya merayakan ulang tahun ke-75, Hélène Berthier, ibu mereka. Apa yang terjadi bila beberapa bulan kemudian ibu mereka meninggal?

Je crois que je l’aime (Could this be love) ~ komedi (90’)
Lukas, pengusaha kaya, sedang tergila-gila pada Elsa, seniman keramik yang diminta membuat lukisan dinding untuk lobi kantornya. Tidak ingin terulang lagi sakit hati dari cinta terakhirnya, dia minta Roland Christin, detektif pribadi dari kantornya untuk menyelidiki mengapa wanita cantik ini masih single. Akankah hal itu ketahuan oleh Elsa?

Délice Paloma (Paloma Delight) ~ drama (134’)
Untuk bertahan hidup di Aljazair saat ini, tidak ada satu pun penipuan yang menakutkan bagi wanita bernama Aldjeria. Jika mereka cantik dan kurang berprinsip, Aldjeria merekrut dan membuat mereka mengejar karier. Paloma, yang terakhir, sangat diminati, terutama oleh Riyad, anak lelaki Madame Aldjeria. Bagaimana kisah selanjutnya?

Les Bureaux de Dieu (God’s Office) ~ komedi (122’)
Djamila ingin menggunakan pil KB; Ibunya Zoé memberikan dia kondom tapi memanggilnya pelacur; Nedjma menyembunyikan pil KB-nya dari ibunya; Hélène komplain karena dirinya subur; Adeline berharap bisa menjaga bayinya; Ana Maria lebih memilih kebebasan. Bagaimana saat semua wanita ini berkonsultasi dengan para penasehat tentang kebebasan seksual mereka ?

INFO LEBIH LANJUT :
Alliance Française Denpasar
www.afdenpasar.org
[T.] 0361 234 143

FB invitation klik DISINI

Posted via email from Youth Bali BUZZ

Bali Environment Day Concert

Make A Change Bali dengan bangga mempersembahkan Bali Environment Day Concert yang akan diselenggarakan 1 Mei 2010 mulai pukul 4 sore, di Kuta Beach tepatnya didepan Hotel Anggrek.

“Konser terbuka mengenai pemeliharaan lingkungan” akan dibuka secara gratis untuk umum untuk meningkatkan kesadaran akan lingkungan yang tujukan kepada lokal, para peselancar dan wisatawan.

Bintang Tamu yang akan tampil adalah Superman Is Dead dan Navicula. Dan juga didukung oleh penampilan dari De Buntu, Natoena, Dialog Dini Hari, 55 Frets, Tarik The Tenor, Sound Bwoy Dodix.

Sambutan dari beberapa NGO seperti EcoBali, Peduli Alam, Yayasan GUS, Coke For Bali dan Bali Fokus.

Acara ini diselenggarakan dengan dukungan sponsor dari Pullman Bali Legian Nirwana, Bali Asri Villas, Rip Curl, SIP Wine Bar, Surfer Girl, Jerome Abel Seguin, Coke For Bali, Bintang, Quicksilver, Roxy, DC, Blue Glue, Tugu Hotel, EcoBali, Gaya Ceramics Arts Center, SOS International, Pantai Lima, Tropical Homes.

Mari kita bersatu dan berkumpul di acara ini untuk menjaga “Pantai Bali Bersih”


FB invitation bisa klik DISINI

Posted via email from Youth Bali BUZZ

A Book Launch: YOUR JOB IS NOT YOUR CAREER