Saturday, August 06, 2011

Buku Seni Rupa | Dari Mata Hingga Ke Isi

Buku_seni_rupa_dari_mata_hingg

Pustaka Bentara kali ini memperbincangkan seputar buku-buku seni rupa, bukan saja menyangkut kekhasan isinya melainkan menelaah pula tata letak serta tampilan visual sebagai ciri yang membedakannya dengan buku jenis lain. Tidakkah buku seni rupa adalah sebentuk pameran atau peristiwa seni tersendiri? Sebagai narasumber adalah Kun Adnyana, perupa, dosen dan belakangan kerap bertindak selaku kurator seni.
   
Minggu, 7 Agustus 2011
jam 7:00pm - 10:00pm
Bentara Budaya Bali
Prof. Ida Bagus Mantra No. 88 A
Ketewel, Bali, Indonesia

Wayan Kun Adnyana (35), pengajar pada FSRD ISI Denpasar. Selain intensif mengikuti pameran seni rupa di berbagai kota, Kun juga menulis kritik seni rupa dan kebudayaan di berbagai media massa, seperti Kompas, Media Indonesia, majalah Visual Arts, dll. Kumpulan tulisannya telah terbit dengan judul Nalar Rupa Perupa, Buku Arti, Denpasar, 2007. Bersama DR. M. Dwi Marianto menulis buku Gigih Wiyono; Diva Sri Migrasi, Galeri 678, Jakarta, 2007. Bersama Dr Jean Couteau, dan Agus Dermawan T menulis buku Pita Prada (Biennale Seni Lukis Bali Tradisional), Bali Bangkit, Jakarta, 2009. Turut merintis Bali Biennale 2005, sebagai committee dan juga kurator Pra-Bali Biennale-Bali 2005. Telah mengkurasi berbagai pameran seni rupa untuk: Tony Raka Art Gallery Ubud, Pure Art Space Jakarta, Ganesha Gallery Four Seasons Resort Jimbaran, Gaya Fusion Art Space Ubud, Danes Art Veranda Denpasar, Tanah Tho Art Gallery Ubud, Syang Art Space Magelang, Kendra Art Space Seminyak, Mondecor Jakarta, dan lain-lain.
Penghargaan: finalis UOB Art Awards 2011. Finalis Jakarta Art Awards (2010). Lulusan terbaik predikat cum laude Pasca Sarjana ISI Yogyakarta (2008). Finalis Jakarta Art Awards (2008). Widya Pataka dari Pemerintah Provinsi Bali (2007). Lulusan terbaik predikat cum laude STSI Denpasar (2002). Nominasi Philip Morris Indonesian Art Awards (1999). Kamasra Price Seni Lukis Terbaik (1998). Pemenang pertama Lomba Lukis Remaja Parpostel IX Denpasar (1996).

Posted via email from youth corner bali

No comments: