#CeritaSore dari radio phoenix (seperti biasa) beberapa hari yang lalu, entah kapan, ingin ku kisah kan kembali... mungkin kisahnya sudah gak utuh :) tapi aku mengingat beberapa garis besarnya & itu cukup menyentuh.. aku ingin membagi kisah sederhana ini, perspektif makna yang diambil bisa berbeda-beda namun yang pasti, suatu kisah kehidupan selalu indah untuk diceritakanan...
-----
Suatu hari, sepasang suami istri hendak berbenah rumahnya. Rumah yang sudah mereka tempati selama puluhan tahun, semenjak mereka menjadi pengantin baru hingga saat ini rumah itu belum pernah direnovasi. Maka pada suatu minggu pagi, mereka berencana mengeluarkan barang-barang bekas yang sudah bertumpuk-tumpuk di gudang rumahnya. Mereka hendak menjadikan gudang itu lebih rapi.Maka, di minggu pagi yang cerah ceria... sepasang suami istri itu mengumpulkan barang-barang bekas yang tertimbun digudang. Tampak beberapa barang sudah sangat lapuk & dipenuhi debu. Beberapa saat kemudian, sang istri berseru kepada suaminya karena ia menemukan sebuah benda hadiah ulang tahun perkawinan mereka puluhan tahun yang lalu. Benda itu berupa cermin yang mereka anggap sangat buruk & tidak layak untuk dipajang dirumah mereka. Mereka menganggap cermin itu hanya cermin jelek & tidak berharga. Namun, oleh karena mereka hendak menghormati si pemberi hadiah tersebut maka cermin itu mereka simpan di gudang hingga 20 tahun perkawinan mereka. Pinggiran cermin itu berwarna biru & sangat mencolok, tampak kepulan debu menyelimuti cermin itu.
Sekarang, setelah puluhan tahun berlalu sepasang suami istri itu berfikir sudah saatnya cermin itu dikeluarkan dari penyimpanan. Tentu si pemberi cermin itu sudah lupa dengan hadiah itu, maka mereka hendak menjual cermin itu di lelang barang-barang bekas keesokan paginya bersama beberapa barang lain yang mereka temukan di gudang.
Esok paginya, suami istri tersebut mengikuti lelang barang-barang bekas. Beberapa barang-barang yang mereka temukan di gudang mereka letakkan di meja untuk dijual, termasuk cermin tua itu. Beberapa saat kemudian tampak seorang Bapak berjanggut menghampiri lapak suami istri itu. Ia mengamati cermin tua dengan pinggiran biru yang kontras & tampak jelek itu. Seperti nya bapak berjanggut itu tertarik dengan cermin yang hendak dilelang oleh suami istri. Maka si bapak pun menanyakan harga jual cermin itu. Oleh karena suami istri menganggap itu hanya cermin jelek & mereka tak tau harus memberi harga berapa pada cermin jelek itu, maka suami istri itu menyebutkan angka Rp 10.000 untuk cermin tua yang tak berharga itu. Bapak berjanggut itu menyetujui harga yang diajukan si suami istri.
Namun, bapak berjanggut memberi syarat sebelum ia membeli cermin itu dia diperbolehkan memeriksanya nya terlebih dahulu untuk memastikan. Si suami istri menyetujui syarat tersebut. Maka si bapak itu pun membolak balik cermin tua itu, mengamatinya dengan seksama. Lalu, ia merobek pinggiran biru yang mengitari cermin tua itu.
Dan.... tak dinyata, ternyata pinggiran biru itu hanyalah lapisan pembungkus cermin saja. Dibalik lapisan biru itu tampak cahaya kekuningan tertimpa cahaya matahari. Pinggiran cermin itu berlapiskan emas... dan selama ini suami istri itu tak pernah mengetahuinya.
si bapak berjanggut mengangguk lalu berkata, "Hmm.., seperti dugaan saya. Baiklah saya akan membayar harga yang anda sebutkan tadi"
suami istri tersebut termangu menyesal...
--------
Seperti hal nya hidup kita... bagaimana kita melihat kehidupan kita...
Terkadang kita sangat bosan dengan rutinitas harian yang harus dijalani...
"Bagun pagi - mandi - sarapan - berangkat kerja - makan siang - menyelesaikan tugas kantor - pulang kerja - mandi - makan malam - tidur"
dan esok paginya kembali seperti itu lagi... hari demi hari rutinitas seperti itu berlangsung terus menerus.
Seringkali kita tidak menyadari, dibalik itu semua... disetiap detik kehidupan kita, kita hanya menjalani nya 1 kali.. iya setiap detik selalu baru, selalu ada perubahan. Setiap saat nay hanya terjadi 1 kali. Setiap detik adalah pemberian baru bagi hidup kita. Tarikan nafas baru, detak jantung yang berubah, semua itu 1 pemberian berharga yang harus di syukuri. Tiap detik adalah sangat berharga, tiap detik tidak bisa sama dengan detik detik yang lain.
Jalani hidup ini dengan penuh syukur.
Tawa, sedih, senang, bahagia, marah, kesal, cinta, bahagia, dan semua rasa itu adalah warna warni kehidupan... TIDAK ADA YANG SIA-SIA DALAM HIDUP INI...!
semua itu sangat berharga.
Lihat lah di samping mu, saat nya kita peluk hangat mereka mereka yang kita sayangi. Kita kabari mereka mereka yang memberikan cinta & perhatiannya pada kita, kirimi mereka salam, biarkan mereka tahu bahwa kita pun menyayangi mereka.
Hidup tak berulang sama, kawan... setiap kesempatan adalah anugerah.
No comments:
Post a Comment