Sunday, April 29, 2012

dia datang.

sudah malam..
tiada yang meminta mu bermalam..
dalam rupa rupa kau tak bergumam..
lelap berkepanjangan..
lelah dalam perjalanan..
pijar fajar yang urung datang..
dalam sekap malam kau teriakkan pekik kemenangan..
meski tak satu pun yang kau perjuangkan..
termenung, duduk tersungkur di suatu sudut sembari kau cabut onak yang meradang..
menggigil kau sebut dia yang usai bertandang..
dia.. bukan, dia.. ahh bukan, dia.., iya dia sosok malam yang senyumnya baka..
lekang dalam temaram..
dia.. iya dia.. 

Posted via email from Lindia Palupi

No comments: