Sunday, August 05, 2012

"Kelana Budaya Made Wianta" di @Bentarabudaya Bali I 5 Agustus 2012

Kelana_budaya_made_wianta

KELANA BUDAYA MADE WIANTA
Minggu, 5 Agustus 2012, pukul 18.00 wita
Bentara Budaya Bali Jalan Prof. IB Mantra Nomor 88 A, By Pass Ketewel, Gianyar

Made Wianta, perupa kelahiran Apuan, Tabanan, kali ini akan membagikan kisah kelana budayanya di Amerika Serikat, terutama sewaktu diundang mengajar di College of the Holy Cross, Worcester, Massachusetts selama musim semi tahun ini, tepatnya sedari 23 Januari hingga 16 Mei 2012.

Akan ditayangkan sejumlah film dokumenter yang merangkum perjalanan kultural ini, termasuk pertunjukannya teaterikal hasil arahan Made Wianta yang berkolaborasi dengan seniman-seniman setempat. Digelar pula diskusi membahas peran kesenian dan kebudayaan dalam membangun hubungan antarbangsa, berikut upaya para seniman Indonesia selama ini untuk tampil mewarnai dunia seni internasional.

Made Wianta hadir di Amerika Serikat sebagai Lecturer and International Artist in Residence untuk Center for Interdiciplinary and Special Studies pada universitas di Worcester tersebut. Dalam kurun waktu tersebut, ia mengajar di kelas A Visual Exploration of Balinese Art and Architecture, diikuti oleh pelajar yang mendalami ilmu Antropologi, Arsitektur, Sejarah Seni dan Teater. Selain mengajar, ia pun diminta Lynn Kremer, Dekan Teater pada lembaga tersebut, untuk mengkreasikan seni pertunjukan, yang bertitik tolak dari elaborasi keseharian para pasien rumah sakit jiwa di Bangli, Bali.

Perupa kelahiran 1949 ini telah menggelar berbagai eksibisi di banyak negara, misalnya Amerika Serikat, Malaysia, Rusia, Jerman, Perancis, Jepang, serta di galeri-galeri ternama di Indonesia. Selain mencipta ragam seni rupa, ia juga kerap membuat art performance, video art, seni instalasi serta puisi rupa yang terangkum dalam tiga solo antologi, di antaranya 2 ½ Menit, Korek Api Membakar Almari Es serta Kitab Suci Digantung di Pinggir Jalan Kota New York. Sejumlah buku telah terbit, berisi ulasan dan telaah hasil-hasil karya seni rupa Made Wianta, baik ditulis oleh kritikus Indonesia maupun luar negeri.

Posted via email from youth corner bali

No comments: