Sunday, August 12, 2012

Karena “Harmony In Diversity", Beliau Datang - #SeminarAmbientMedia @arttitudebali oleh @Iwanesjepe

Arttitude

Berikut ini tulisan yang cukup menarik dari Shuma yang merupakan mahasiswa DKV ISI Denpasar yang ikut sebuah seminar dalam perayaan Arttitude #2 bertajuk “Harmony In Diversity” tanggal 10 Agustus 2012 di Kutabex. Shuma merangkum beberapa point materi yang menarik dan inspiratif. Semoga bisa menginspirasi juga buat yang lainnya :)

---

Karena mengusung tema “Harmony In Diversity”, saya MAU datang kesini… _Iwan Esjepe­_

Itulah salam pembuka dari mas Iwan Esjepe dalam Seminar Ambient Media yang aku ikutin pada tanggal 10 Agustus 2012 lalu., Seminar ini adalah bagian dari Event yang diselenggarakan oleh anak-anak jurusan Desain Komunikasi Visual ISI Denpasar yaitu Arttitude #2 “Harmony In Diversity”. Iwan Esjepe adalah orang yang sangat hebat, peduli pada lingkungan dan bangsa ini lewat “INDONESIA BERTINDAK”.
 

Berikut ini beberapa diantara sharing dari Iwan Esjepe di seminar tersebut:

1.     “karena mengusung tema unity, saya MAU datang kesni...” 
ya.. ini adalah kata2 pembuka yang beliau katakan.. beliau mengatakan “kalo mau teori desain dan sebagainya saya gak akan mau kesini, lebih baik kalian mengundang orang-orang yang jauh lebih berkompeten dalam bidang itu dibanding saya.. tapi karena mngusung tema itu, saya datang…” setelah berkata seperti itu, beliau membuka seminar..

 
2.     “Percayakah anda desain mampu mengubah dunia..?” 
Beliau membuka dengan pengertian tentang apa itu Ambient Media.. kurang lebih yang disebut Ambient Media tersebut adalah media non-konvensional mmberikan kejutan pada khalayak melalui pemamfaatan lingkungan sbg media baru.. kemudian beliau melanjutkan dengan pertanyaan “percayakah anda desain mampu mengubah dunia..?” tentu semua percaya karena segala sesuatu di dunia ini “didesain” kan… dan hal ini diterapkan dengan luar biasa dalam gerakan beliau yaitu “Indonesia Bertindak”

 
3.     “Desain itu bagus karena desain itu jadi, kalo masih di otak, itu belum bagus...” 
Iya.., sehebat apapun ide itu, kalo gak direalisasikan, gak akan bagus… sering kali kita menunda-nunda perealisasian ide sampai akhirnya ide itu direalisaikan oleh orang lain.. ngenes banget kan..?? apa gunanya kalo habis itu kita mengatakan “aku dulu kepikiran loh, bikin yang spt itu” gak guna man…!

 
4.     “Jangan terlalu terpola untuk melihat hal besar, hal kecilpun penting..” 
Dalam gerakan Indonesia Bertindak beliau begitu memikirkan hal-hal kecil yang ternyata berdampak sangat besar.. seperti poster bertuliskan “Pakaian Dalam dari Hati yang Terdalam”., sederhana sekali, tapi ternyata sangat efektif, banyak penyumbang… karena menyadari pentingnya sesuatu seperti pakaian dalam bagi manusia.. hahahaha…

 
5.     “Domination dimulai dg DO..!”
Waktu seminar, beliau memutar sebuah video.. Belajar dari India.. dalam video tersebut Amitabachan mengatakan bahwa India adalah negara yang penduduknya terdiri dari 2 golongan, golongan pesimis dan optimis., golongan yang terpuruk dan golongan yang percaya dirinya bisa terbang… salah satu quote yang sangat aku suka dalam video itu adalah “Domination dimulai dengan DO..!”
Do..! do it..!! jangan hanya berpikir, berkata.. tapi berbuatlah.., do it..!!
Do for Domination…!!

 
6.     “Kita terlalu bangga dengan apa yang dibuat oleh orang tua kita..”
Saat kita lahir, kita melihat begitu banyak hal besar yang ditinggalkan oleh para pendahulu kita., karena saking bangganya, sampai-sampai kita berpikir untuk “gak perlu melakukan apa2 lagi”

 
7.     “Ingat, kasi sesuatu untuk anak-anak kita nanti.”
Lanjut dari point di atas..,  kalo kita gak melakukan apapun., apa yang bisa generasi kita kasi ke anak cucu kita nanti..?? ^__^

 
8.     “Kalo negri kita gak makmur dan sejahtera, gimana kita bisa berbisnis dengan baik..?”
Ya.., beliau meluncur pembicaraan ke arah bisnis., bisnis bagus.., sangat bagus., gak mungkin munafik mengatakan kita gak perlu berbisnis., mau makan apa..??? tapi kalo negeri kita gak damai, gak sejahtera juga.. gimana kita bisa berbisnis dg tenang..?? ^__^

 
9.     “10% saja dari hidupmu untuk peduli pada lingkunganmu, negrimu...”
Lanjut dari point 8 di atas, ya… sedikitnya 10% saja dari hidupmu utk peduli pada lingkunganmu dan negrimu.. mendengar kata2 beliau ini, aku jadi inget kata2 yang pernah aku denger di tipi, kata2 dari Guruh Soekarno Putra bahwa “ apalah artinya jika kamu hanya tau berkesenian tapi kamu gak ngerti keadaan bangsa dan negara”

 
10.  “Indonesia kaya loh.. Puas, dengan yang sekarang ada..??”
Aku gak tau menjelaskan apa., aku speechless denger kata-kata beliau ini.. :)

 
11.  “Hello...kita berada di pulau yang di’idam-idam’kan org loh,,”
Beliau bercerita saat istri beliau pergi ke Yunani (kalo gak slh).. orang2 Yunani begitu tercengang begitu mndengar kata “Bali” dari istri beliau tsb.. “what..?? u re from Bali..?? wow.. amazing..!” semacam itu… yaaaaa… Bali bagi orang luar adalah Surga.. dan kita tinggal dalam surga tersebut jadi…, c’mon guys…!! Apa yg kita lakukan..????
Itu menjadi penutup dari materi yang beliau bawakan.., :)

 
12.  “Gimana mempertajam konsep..? Mau gak mau u msti baca, u mesti bergaul...”
Masuk ke sesi tanya jawab., ada pertanyaan dari salah satu peserta kira2 bgini pertanyaannya:
“Bali memiliki budaya yang luar biasa dalam seni rupa, dengan segala macam ilustrasi ornamental yang mencengangkan., tapi kebanyakan seniman Bali tidak bisa mengkomunikasikan konsep yang mereka buat.. bagaimana mempertajam konsep agar efektif utk sarana komunikasi visual..?” 

Dan beliau menjawab.. pertama beliau mengamini tentang budaya “kerja tanpa komunikasi” yang dimiliki orang Bali., kemudian menjawab prtanyaan tentang mempertajam konsep.., ya.. utk mempertajam konsep mau gak mau u mesti baca., mau gak mau u mesti bergaul…karena mengkomunikasikan sebuah konsep itu sangat penting.., kalo gak, akan berakhir dengan “wah bagus, susah buatnya., begitu saja” :). Membaca gak harus dari buku., membaca alam semesta juga bisa dan sangat bermanfaat.. :)
 

ditulis oleh:
Ai Shuma

Posted via email from youth corner bali

No comments: