Friday, July 29, 2011

Kidung angin...

...karena semua itu hanya pelarian, hanya topeng, hanya pengecoh, hanya asap tebal yang kemudian menipis dan hilang terbawa angin...

Kemana mncari?? Di lorong gelap? Di bawah dipan? Di balik cangkir? Di selipan sepatu? Di lipatan selimut? Aah kamu sudah tau apa yg kamu cari?

..kamu buka kamus, kamu search di internet, kamu telusur arti, rupa dan rasa nya, kamu tanya ke stiap orang, kamu cuplik kata2 manis ttg nya, termasuk pula quote2... Lalu kamu umpat semua itu.

..tiba saat mngumpat semua yang sepertinya mulai membebali diri mu. Kamu tuding mereka mereka satu per satu. Kamu sih, kamu sih, kamu sih... Kamu tak mengerti sih!

dan lalu satu per satu mulai pergi meninggalkan mu. Tinggal lah kamu sendiri, termenung, tertawa, sejurus kemudian menangis, lalu tertawa lagi..

dada sepertinya sesak. Penuh dg amarah. Penuh dg kebencian. Penuh dg kesal dan sesal. Meraung meraung dan meraung dalam lirih... Hanya kamu yg mendengar raunganmu

lalu setetes air mata pun sulit terlinang. Wajah itu kini menjadi beku, keras dan padas. Hanya diam kawan mu kini. Hanya sepi teman setiamu kini
siapa yang mengasihi mu kini? ..diri mu.. Mengapa diri mu? ..karena kamu masih memiliki diri mu.. Kemana rumput ilalang yang selalu berdendang lagu alam? Kemana kembang setaman yang selalu menawan kenangan? Kemana senja yang mmbuat rasa lara?

..Sepertinya tiada siapapun. Meski ternyata semua ada. Semua ada disana, disini, dimana mana. Bahkan di hati mu dan di hatinya..

...ia hanya bisa dilihat melalui hati mu.. Sayup sayup sepotong suara terdengar diantarkan sang angin.

Posted via email from Lindia Palupi

No comments: